
Cerpen: Sepucuk Surat dari Tanah Merdeka
Namaku Tom. Tom saja. Usiaku empat puluh tahun. Aku bukan pahlawan besar yang tertulis dalam buku sejarah. Aku hanyalah seorang penjaga sekolah desa, yang setiap harinya menimba air dan menyapu ruang kelas demi anak-anak bisa belajar dengan tenang, di tengah suara tembakan dan ketakutan. Ini tahun 1947. Tentara Belanda baru saja kembali setelah Proklamasi dikumandangkan…