Kondisi Mencekam di Aceh, Asosiasi Pemuda Mendesak Pemerintah Tetapkan Banjir Sumatra sebagai Bencana Nasional

LENTERA.PRESS, Aceh – Banjir besar yang melanda wilayah Sumatra kian menunjukkan kondisi yang mencekam. Pemerintah pusat dinilai belum menunjukkan keseriusan dalam penanganan darurat, sementara ribuan warga masih terisolasi dan mengalami kelaparan akibat lambatnya distribusi bantuan.

Di berbagai wilayah, akses darat hampir lumpuh total. Banyak ruas jalan lintas terputus, rusak berat, dan berada dalam kondisi ekstrem. Warga harus mempertaruhkan nyawa ketika mencoba melintasi jalur tersebut. Tidak sedikit yang tak terdata dan terpantau sehingga tidak menerima bantuan apa pun, sementara persediaan bahan pokok di banyak titik telah habis.

Situasi semakin mengkhawatirkan ketika sejumlah warga terpaksa berjalan kaki selama dua hingga tiga hari, bermalam di tengah hutan dan tebing, demi mencapai lokasi bantuan untuk mendapatkan pangan, pakaian, dan kebutuhan dasar lainnya.

Selain kebutuhan makanan, masyarakat juga sangat membutuhkan pemulihan rumah ibadah beserta fasilitasnya. Banyak warga kini mengungsi di masjid dan meunasah setelah rumah mereka hanyut tersapu banjir. Sebagian besar hanya menyisakan pakaian yang sedang dikenakan.

Melihat kondisi yang kian kritis ini, Asosiasi Pemuda Peduli Masyarakat mendesak pemerintah pusat segera mengambil langkah tegas dan menetapkan banjir Sumatra sebagai bencana nasional.

“Kami turut berbelasungkawa atas banjir besar yang telah merenggut banyak korban jiwa dan menyebabkan warga kelaparan karena bahan pokok menipis. Kami mendesak pemerintah mengambil langkah konkret agar kesulitan masyarakat segera terselesaikan,” tegas Abdullah, Koordinator Asosiasi Pemuda Peduli Masyarakat.

Abdullah juga mengingatkan bahwa lambannya penanganan dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap negara.

“Jangan sampai bencana ini justru menggerus kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Banyak korban jiwa hingga kini belum ditemukan. Pemerintah pusat harus segera menurunkan logistik, mempercepat evakuasi, dan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal,” tutup Abdullah.

One thought on “Kondisi Mencekam di Aceh, Asosiasi Pemuda Mendesak Pemerintah Tetapkan Banjir Sumatra sebagai Bencana Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *