GP Ansor Bulukumba Gelar Dialog dan Buka Bersama, Dorong Peran Pemuda dalam Ketahanan Pangan

LENTERA.PRESS, Bulukumba – Gerakan Pemuda Ansor (GP) Bulukumba menyelenggarakan kegiatan dialog dan edukasi bertema “Peran Pemuda dalam memperkuat ketahanan pangan daerah menuju kemandirian Ekonomi masyarakat” yang diikuti dengan buka puasa bersama. Kegiatan berlangsung pada hari Senin (16/3) pukul 16.30 WITA bertempat di Lakuna Cafe Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba. Senin, 16/03/2026.

Kegiatan ini bertujuan mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan serta membangun kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal.

Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Iwan Setiawan Suyuti Saleh S.P., M.P. (Kabid Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bulukumba) serta Hamzah Rali, SH., MH. (Tenaga Ahli P3MD Bulukumba). Juga menghadiri acara adalah Rasyidin, Ketua GP Ansor Bulukumba.

Dalam sambutannya, Rasyidin menyampaikan bahwa GP Ansor Bulukumba secara prinsip siap mendukung dan bersinergi dengan program pemerintah terkait ketahanan pangan. “Melalui kegiatan diskusi ini diharapkan dapat terbangun kolaborasi yang lebih nyata antara semua pihak dalam memanfaatkan potensi sektor pertanian dan perkebunan. Peran pemuda sangat penting sebagai motor penggerak, sehingga diharapkan generasi muda dapat lebih aktif terlibat dalam kegiatan produktif seperti pengelolaan lahan, pengembangan pertanian, serta inovasi usaha berbasis pangan lokal,” ucapnya.

Sementara itu, Iwan Setiawan menjelaskan bahwa pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya generasi muda untuk bersama-sama memperkuat program ketahanan pangan.

“Kita terus mendorong berbagai program mulai dari pemanfaatan lahan pekarangan, optimalisasi lahan pertanian masyarakat, hingga pengembangan komoditas seperti padi, jagung, hortikultura, peternakan, dan perikanan. Keterlibatan pemuda diharapkan membuat sektor pertanian lebih modern dan produktif sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ungkapnya.

Hamzah Rali menambahkan mengenai kebijakan terbaru dari Kementerian Desa yang mewajibkan alokasi minimal 20 persen anggaran Dana Desa untuk mendukung program ketahanan pangan. “Program ini dapat diwujudkan melalui pengembangan sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta pemberdayaan BUMDes yang bergerak di bidang pengelolaan dan distribusi pangan. Peran pemuda sangat strategis karena mereka memiliki potensi, kreativitas, dan inovasi untuk mendorong pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan,” jelasnya.

Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan dialog tanya jawab pada pukul 17.30 WITA. Peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait pelaksanaan program pemerintah di bidang ketahanan pangan, termasuk cara pemuda dapat terlibat dan akses dukungan yang tersedia.

Pada pukul 18.10 WITA, sesi diskusi dan edukasi selesai dan diikuti dengan acara buka puasa bersama yang menghadirkan berbagai hidangan khas lokal. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup pada pukul 18.50 WITA dengan situasi yang aman dan berjalan lancar.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal dari pergerakan pemuda Bulukumba dalam berkontribusi nyata pada pencapaian ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *