LENTERA.PRESS – Seratus hari pertama kepemimpinan Wali Kota Ramlan Nurmatias dan Wakil Wali Kota Ibnu Asis menandai langkah awal dalam membenahi Kota Bukittinggi. Sebagai organisasi kepemudaan yang peduli terhadap pembangunan kota, KAMMI Bukittinggi memberikan apresiasi atas beberapa pencapaian positif, namun juga menyampaikan catatan kritis untuk perbaikan ke depan.
- Apresiasi atas Langkah Positif
Kami mengapresiasi upaya revitalisasi kawasan ikonik seperti Jam Gadang dan Pasar Aur, yang kini lebih tertata dan bersih. Penataan ini memberikan dampak positif terhadap estetika kota dan kenyamanan warga. Selain itu, penyelesaian sebagian tunggakan iuran BPJS Kesehatan menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
- Catatan untuk Perbaikan
Namun, kami mencatat bahwa penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sekitar pusat kota perlu disertai dengan solusi alternatif yang adil, seperti menyediakan lokasi relokasi yang strategis dan mendukung kelangsungan usaha mereka. Dalam bidang pendidikan, program “Pendidikan Gemilang” perlu dikawal agar benar-benar memberikan akses pendidikan gratis yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
- Harapan dan Rekomendasi
Kami berharap pemerintah kota dapat lebih melibatkan pemuda dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan, terutama dalam program-program pembangunan yang berdampak langsung pada generasi muda. Keterlibatan aktif pemuda akan memperkuat semangat kolaborasi dan memastikan bahwa kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
KAMMI Bukittinggi siap menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah kota dalam mewujudkan visi “Bukittinggi Gemilang”. Kami percaya bahwa dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Bukittinggi dapat menjadi kota yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
Oleh: Adisra Ahmad , Ketua Umum KAMMI Daerah Bukittinggi