Reflektif 11 Tahun Buton Selatan: Antara Harapan dan Tuntutan Nyata

LENTERA.PRESS, Buton Selatan – Menjelang peringatan 11 tahun Hari Jadi Kabupaten Buton Selatan (Busel) dan menyongsong 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Pemuda batu atas, Widarman selaku presiden mahasiswa UTS, menyampaikan pesan bahwa masyarakat sangat tentu menaruh harapan besar akan hadirnya perubahan nyata yang mampu menyelesaikan problem yang mendasar.

Apalagi, pemerintah daerah telah mengklaim telah menjalankan 26 program kerja dalam waktu singkat. Ini tentu patut diapresiasi sebagai langkah awal menuju Buton selatan yang lebih baik.

Namun di balik capaian administratif dan angka-angka seremonial tersebut, publik berharap bahwa peringatan HUT Busel tidak hanya menjadi euforia dan formalitas semata.

Hari jadi daerah seharusnya menjadi momentum refleksi: sejauh mana pembangunan telah menyentuh akar persoalan masyarakat?

Apakah program-program yang dijalankan sudah berdampak langsung pada kesejahteraan warga, pemerataan akses pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lapangan kerja?

Peringatan ulang tahun daerah bukanlah panggung selebrasi elit, tapi seharusnya menjadi ruang akuntabilitas dan partisipasi rakyat.

Masyarakat ingin melihat komitmen bukan hanya dalam janji, tetapi dalam tindakan konkret yang menjawab kebutuhan paling mendasar untuk rakyat.

Buton Selatan tidak butuh perayaan mewah jika warganya masih berjuang untuk hidup layak.

Semoga pada momen 11 tahun ini, pemerintah benar-benar menghadirkan perubahan yang membumi, bukan sekadar pencitraan sesaat. Dan semoga 100 hari kerja kepemimpinan baru ini menjadi fondasi untuk lima tahun yang lebih inklusif, produktif, dan berpihak pada rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *