UMI Makassar Dorong Pemuda Padang Assitang Kembangkan Industri Kreatif dari Limbah Jahitan

LENTERA.PRESS, Maros – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar melaksanakan kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian kepada Masyarakat di Dusun Padang Assitang, Desa Borikamase, Kabupaten Maros, Sabtu16/08/2025

Kegiatan ini melibatkan tiga dosen ahli lintas fakultas bersama sejumlah mahasiswa yang turun langsung mendampingi kelompok usaha pemuda setempat. Tujuan utama program ini adalah mendorong pengembangan usaha mikro di kalangan pemuda Padang Assitang agar mampu mengolah limbah jahitan menjadi produk industri kreatif bernilai jual.

Selama ini, kelompok usaha pemuda di dusun tersebut telah aktif melayani berbagai pesanan masyarakat melalui keterampilan menjahit. Namun, aktivitas produksi itu juga menimbulkan tumpukan limbah jahitan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui program PKM ini, para pemuda didorong untuk menjadikan limbah tersebut sebagai bahan dasar produk baru yang bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan.

Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan dan penerapan teknologi, pendampingan intensif, evaluasi, hingga penyusunan program keberlanjutan. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya memberikan keterampilan baru bagi pemuda, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kewirausahaan berbasis kreativitas dan pemberdayaan lingkungan.

“Melalui pendampingan ini, kami berharap pemuda Padang Assitang dapat mengembangkan industri kreatif yang berdaya saing dan berkelanjutan. Limbah jahitan yang sebelumnya hanya menumpuk kini bisa bernilai ekonomi,” ujar salah satu dosen pembina kegiatan.

Kegiatan PKM ini menjadi wujud nyata komitmen UMI Makassar dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya generasi muda, agar mampu mandiri melalui inovasi dan kreativitas berbasis potensi lokal.

One thought on “UMI Makassar Dorong Pemuda Padang Assitang Kembangkan Industri Kreatif dari Limbah Jahitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *