Kasus Pelecehan Mahasiswi Unsulbar, KAMMI Wilayah Sulbar Mengecam: Perempuan Harus Berani Speak Up

LENTERA.PRESS, SULBAR – Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia Wilayah Sulawesi Barat (KAMMI Wilayah Sulbar), Bidang Keperempuanan (BP) setelah beredar kasus pelecehan seorang Mahasiswi UNSULBAR KAMMI Sulbar Mengecam tindakan pelecehan tersebut.

Taswira Kabida BP KAMMI Wilayah Sulbar Menyatakan “saya sangat mengecam tindakan kasus pelecehan seksual maupun kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur. Para Pelaku harus ditindak tegas dan diberi sanksi sesuai aturan hukum yang berlaku di negara kita,” ucapnya kepada lentera.press, jumat, 2/08/2024.

Kejadian tersebut terjadi dalam perjalanan dari Pasangkayu Menuju kampus UNSULBAR untuk mengurus sesuatu di kampus

Kasus Pelecehan seksual akan membuat korban mengalami trauma yang sangat mendalam, dan jika dibiarkan berlarut-larut,akan berdampak pada kesehatan fisik (Psikosomatis).

“Perempuan harus berani speak up kepada orang terdekat atau pun kepada pihak yang mampu menjadi jembatan untuk menangani kasus tersebut, salah satunya kepada pihak berwajib, instansi lain/ komunitas yang dianggap mampu membantu,” sambungnya

Korban biasanya tidak berani karena dengan banyak kondisi dan keadaan yang menjadi pertinbangan para korban untuk melaporkan kepada pihak berwajib.

“Korban biasanya untuk speak up karena mendapat ancaman dari pelaku atau merasa malu untuk mengungkapkan kondisi yang dialami, karena si korban merasa, jika speak up, justru mempermalukan dirinya sendiri. Stop berpikiran seperti itu. Saya yakin, masih banyak kasus-kasus pelecehan yang terjadi di sekitar kita, tetapi para korban justru tidak pernah menceritakan hal tersebut dan kasusnya tenggelam begitu saja dan tidak ada penyelesaian, sehingga para korban hanya bisa dilanda trauma yang berakibat mengganggu kesehatan mentalnya bahkan mempengaruhi pendidikan dan kehidupannya,” tegas.

Taswirah menegaskan bahwa kasus seperti ini banyak terjadi akan tetapi banyak yang tidak berani melaporkan atau menyampaikan ke pihak berwajib atas hal tersebut.

“Untuk menghindari kasus tersebut, diperlukan adanya edukasi seputar pencegahan dan kiat-kiat pertahanan dan perlindungan diri,” ujar taswirah lebih lanjut.

Bahwa untuk menyikapi kasus tersebut maka perlu ada program edukasi untuk menjembatani para korban untuk berani melaporkan.

Koresponden: Imran

47 thoughts on “Kasus Pelecehan Mahasiswi Unsulbar, KAMMI Wilayah Sulbar Mengecam: Perempuan Harus Berani Speak Up

  1. Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

  2. Excellent blog here! Also your website loads up fast! What web host are you using?
    Can I get your affiliate link to your host? I wish my web site loaded up as fast as
    yours lol

  3. Hello there, just became alert to your blog
    through Google, and found that it is truly informative.
    I’m gonna watch out for brussels. I will appreciate if you continue this in future.
    Lots of people will be benefited from your writing.
    Cheers!

  4. Fine way of explaining, and pleasant article to take information concerning my presentation subject,
    which i am going to present in institution of higher education.

  5. Someone essentially lend a hand to make critically posts I would state.
    This is the first time I frequented your website
    page and thus far? I surprised with the research you made to make
    this particular submit amazing. Wonderful task!

  6. Very good blog you have here but I was wanting to know if you knew of any forums that cover the same topics talked about here? I’d really love to be a part of online community where I can get advice from other experienced people that share the same interest. If you have any recommendations, please let me know. Many thanks!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *