Pemuda Asal Tasikmalaya Fathiyakan Abdullah Bangun Gerindra di Türkiye, Perkuat Konsolidasi Menuju 2027–2029
LENTERA.PRESS, SAKARYA, TÜRKİYE — H. Fathiyakan Abdullah, pemuda asal Tasikmalaya yang berkiprah membangun Partai Gerindra di Türkiye dan memperkuat jejaring organisasi di luar negeri, menginisiasi gathering dan konsolidasi keluarga besar Gerindra serta Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Türkiye. Kegiatan berlangsung di Restoran Aspava, Sakarya, Türkiye, Minggu (11/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat soliditas kader sekaligus mempersiapkan langkah organisasi menghadapi periode strategis 2027–2029.
Fathiyakan, yang menjabat sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Partai Gerindra Türkiye, mendorong penguatan organisasi melalui komunikasi antarkader, kegiatan bersama, dan perluasan jejaring. Kiprahnya membawa semangat pemuda asal Tasikmalaya untuk berkontribusi bagi Indonesia meskipun berada jauh dari Tanah Air.
Kegiatan ini diikuti sekitar 40 peserta. Sebanyak 30 di antaranya merupakan kader Gerindra dan TIDAR, sementara peserta lainnya berasal dari diaspora kepemudaan Azerbaijan, Kazakhstan, dan Dagestan serta unsur pemerintah Kota Sakarya.
Sejumlah kader dan pengurus yang berhalangan hadir secara langsung turut mengikuti kegiatan melalui konferensi daring. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dan keterlibatan kader di berbagai lokasi.
Fathiyakan menegaskan bahwa konsolidasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi dan memastikan kader memiliki arah perjuangan yang sama.
“Momen seperti ini sangat diperlukan. Tagline Partai Gerindra, ‘Kompak, Bergerak, dan Berdampak’, harus kita jalankan secara nyata dan maksimal, meskipun berada jauh dari Tanah Air,” ujar Fathiyakan.
Menurutnya, keberadaan organisasi politik Indonesia di luar negeri perlu ditopang oleh kegiatan dan komunikasi yang berkelanjutan. Struktur kepengurusan harus mampu menjaga soliditas serta memberikan manfaat bagi kader dan masyarakat diaspora.
Bagi Fathiyakan, membangun Gerindra di Türkiye juga menjadi kesempatan untuk mempertemukan semangat pengabdian kepada Indonesia dengan pengalaman dan jejaring yang diperoleh di luar negeri.
Ia menambahkan bahwa periode 2027–2029 perlu disikapi dengan kesiapan organisasi, penguatan kapasitas kader, serta perluasan kerja sama dengan berbagai komunitas.
“Kita ingin Gerindra dan TIDAR Türkiye menjadi organisasi yang solid, aktif, dan mampu membangun kontribusi nyata. Karena itu, konsolidasi harus berjalan beriringan dengan kerja-kerja kolaboratif,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Gerindra dan TIDAR Türkiye berkomitmen memperkuat komunikasi internal sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan komunitas dan pemangku kepentingan di Türkiye.
Kiprah pemuda asal Tasikmalaya tersebut diharapkan turut memperkuat Gerindra di luar negeri serta mendorong keterlibatan kader diaspora dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat dan hubungan Indonesia–Türkiye.

