Penegasan Independensi KAMMI Riau

LENTERA.PRESS, Riau – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) lahir di tengah situasi krisis besar bangsa Indonesia menjelang runtuhnya Orde Baru pada tahun 1998. Saat itu, mahasiswa bergerak untuk menuntut perubahan, baik dalam bidang ekonomi, politik, maupun demokrasi. KAMMI hadir sebagai bagian dari gerakan tersebut, membawa semangat keislaman, keindonesiaan, dan kemahasiswaan.

Sejak awal berdiri, KAMMI bukanlah organisasi politik praktis. KAMMI adalah organisasi pengkaderan dan pergerakan, tempat mahasiswa dibina menjadi pribadi yang berintegritas, berpikir kritis, dan siap menjadi pemimpin masa depan. Fokus utamanya adalah pembinaan, bukan kekuasaan.
KAMMI itu independen, bukan di bawah partai politik mana pun. Dalam perjalanannya, memang ada anggapan di masyarakat bahwa KAMMI dekat dengan partai tertentu. Hal ini biasanya muncul karena ada kader KAMMI yang setelah lulus memilih terjun ke dunia politik, termasuk ke partai tertentu. Itu adalah pilihan pribadi, bukan keputusan organisasi.

Penting untuk dipahami, bawah KAMMI tidak berada di bawah struktur partai mana pun, KAMMI tidak menjadi alat kepentingan politik praktis, KAMMI tetap bebas menentukan sikap berdasarkan kondisi bangsa dan kepentingan umat. Relasi yang terlihat hanyalah kesamaan latar belakang atau jaringan, bukan hubungan organisasi.

Kenapa independensi itu penting?, Independensi adalah kekuatan utama KAMMI, tanpa independensi, KAMMI bisa kehilangan arah dan kepercayaan publik. Apabila independensi hilang sangat berdampak pada, Kaderisasi tidak lagi objektif, tapi diarahkan ke kepentingan tertentu, KAMMI kehilangan posisi sebagai gerakan mahasiswa yang kritis, serta kepercayaan mahasiswa dan masyarakat bisa menurun.

Sebaliknya, dengan menjaga independensi, kader bisa berpikir lebih terbuka dan kritis, KAMMI bisa menjadi kontrol sosial yang kuat terhadap kekuasaan dan KAMMI tetap relevan sebagai gerakan mahasiswa, bukan alat politik.

KAMMI Riau sadar bahwa menjaga independensi bukan sekadar slogan, tapi komitmen bersama. Ini adalah tanggung jawab moral dan sejarah yang harus dijaga. Kita boleh punya pandangan politik, kita boleh berbeda pilihan, tapi organisasi tetap harus netral, kaderisasi harus tetap murni, gerakan harus tetap berpihak pada umat dan rakyat, bukan kelompok tertentu.

KAMMI Riau adalah organisasi mahasiswa yang independen. Bukan underbow partai politik mana pun. Menjaga independensi bukan pilihan, tapi keharusan agar KAMMI tetap menjadi gerakan yang kuat, dipercaya, dan berdampak bagi bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *