Andika Pratama Putra Resmi Pimpin PP IPMALUTIM Periode 2026–2028, Usung Arah Baru Demi Kontribusi Nyata Daerah

LENTERA.PRESS, Makassar – Andika Pratama Putra resmi terpilih sebagai Formatur Ketua Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur (PP IPMALUTIM) untuk masa bakti 2026–2028, Senin, 18/05/2026.

Penetapan ini berlangsung dalam Kongres X IPMALUTIM yang digelar di Hotel La Macca, Jalan AP Pettarani, Makassar, pada 15 hingga 17 Mei 2026.

Andika dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi pelajar dan mahasiswa asal Kabupaten Luwu Timur tersebut, menggantikan Haikun yang telah menyelesaikan masa jabatannya. Terpilihnya Andika menjadi penanda dimulainya babak baru semangat organisasi untuk memperkuat peran sebagai ruang pembentukan kader, pengembangan kemampuan intelektual, serta wadah pengabdian nyata bagi masyarakat.

Pria kelahiran 17 Desember 1999 ini dikenal memiliki rekam jejak aktif dan dedikasi tinggi di berbagai organisasi kemahasiswaan. Ia merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar, dan telah berkiprah di sejumlah wadah organisasi, mulai dari IPMALUTIM sendiri, PKPT IPMIL Raya Unismuh, hingga Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Latar belakang pendidikannya ditempuh secara bertahap, dimulai dari pendidikan dasar di SDN 133 Banalara, kemudian melanjutkan ke jenjang menengah pertama di SMPN 23 Makassar, dan menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMA Muhammadiyah Wotu. Pengalaman organisasi dan latar belakang pendidikan ini menjadi modal utama yang membuatnya dipercaya memimpin organisasi yang menaungi ribuan pelajar dan mahasiswa asal Luwu Timur yang sedang menempuh pendidikan di berbagai daerah.

Usai dikukuhkan dalam penutupan kongres, Sabtu (17/5/2026), Andika menyampaikan komitmen kuatnya untuk membawa IPMALUTIM menjadi organisasi yang progresif. Ia mengusung gagasan besar bertajuk “Arah Baru dan Kolektif Demi Kontribusi Daerah” sebagai landasan kebijakan kepemimpinannya ke depan.

Menurut Andika, keberadaan IPMALUTIM tidak boleh hanya terjebak pada rutinitas seremonial atau kegiatan formalitas belaka. Sebagai organisasi pergerakan, IPMALUTIM harus tampil sebagai kekuatan sosial yang peka dan mampu memberikan jawaban atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di daerah asal, Luwu Timur.

“IPMALUTIM harus menjadi rumah besar yang mampu menyatukan gagasan, semangat, dan kerja kolektif demi menghadirkan kontribusi nyata bagi daerah. Organisasi ini tidak boleh kehilangan arah perjuangannya sebagai ruang kaderisasi dan pergerakan,” tegas Andika.

Ia juga menekankan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral yang besar. Menurutnya, nilai-nilai solidaritas, integritas, dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat harus terus dijaga dan diterapkan, terlebih dalam peran mengawal jalannya pembangunan di Kabupaten Luwu Timur agar berjalan tepat sasaran dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Andika memaparkan sejumlah fokus utama dalam arah kebijakan kepemimpinannya. Ada empat pilar utama yang akan digarap secara serius, yaitu penguatan budaya intelektual di kalangan kader, konsolidasi organisasi dan pembinaan kader yang lebih terstruktur, pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang berdampak langsung, serta pembangunan kolaborasi lintas sektor dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, organisasi masyarakat, maupun lembaga terkait.

Andika meyakini, dengan semangat kolektif yang dibangun bersama seluruh elemen organisasi, IPMALUTIM dapat tumbuh menjadi wadah yang harmonis, solid, dan progresif. Hal ini diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas dan bermakna bagi kemajuan Kabupaten Luwu Timur dan kesejahteraan masyarakatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *