Apresiasi KAMMI Maluku terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kinerja Makroekonomi Provinsi Maluku

LENTERA.PRESS, Ambon — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Maluku menyampaikan apresiasi terhadap capaian pertumbuhan ekonomi dan kinerja makroekonomi Provinsi Maluku yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2026, Senin, 31/06/2026.

Ketua KAMMI Maluku, Mustakim Rumasukun, menyampaikan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi Maluku dari 5,16 persen pada Triwulan I-2026 menjadi 5,31 persen pada Triwulan II-2026, serta pertumbuhan semester I-2026 yang tercatat 5,24 persen secara kumulatif, merupakan capaian yang patut diapresiasi.

“Kami mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Maluku yang menunjukkan tren positif. Ini menjadi sinyal bahwa berbagai kebijakan pembangunan dan kerja bersama pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan mulai memberikan dampak terhadap perekonomian daerah,” ujar Mustakim.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya dilihat dari angka statistik, tetapi harus mampu diterjemahkan menjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku, terutama masyarakat di wilayah kepulauan dan pelosok.

KAMMI Maluku juga memberikan apresiasi terhadap sejumlah indikator yang menjadi perhatian pemerintah, seperti penurunan angka kemiskinan, peningkatan nilai ekspor daerah, perluasan penyerapan tenaga kerja lokal, pengembangan sektor-sektor unggulan, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Namun demikian, KAMMI Maluku mengingatkan agar pertumbuhan ekonomi tersebut harus diikuti dengan pemerataan pembangunan.

“Pertumbuhan ekonomi harus terasa sampai ke desa-desa, pulau-pulau kecil, nelayan, petani, pelaku UMKM, generasi muda, dan masyarakat adat. Jangan sampai pertumbuhan ekonomi tinggi, tetapi kesenjangan dan persoalan dasar masyarakat masih terjadi,” tegasnya.

Mustakim juga menekankan pentingnya pemerintah memperkuat sektor-sektor strategis Maluku, khususnya kelautan dan perikanan, pariwisata, pertanian, UMKM, ekonomi kreatif, serta industri berbasis sumber daya lokal. Menurutnya, posisi Maluku sebagai provinsi kepulauan harus menjadi kekuatan utama dalam membangun ekonomi daerah.

KAMMI Maluku berharap capaian positif tersebut dapat menjadi momentum untuk mempercepat agenda pembangunan Maluku yang inklusif, berkeadilan, berkelanjutan, dan berbasis pada potensi kepulauan.

“Kami mendukung pemerintah ketika kebijakannya berpihak kepada kepentingan rakyat. Apresiasi ini sekaligus menjadi dorongan agar pemerintah terus bekerja, terbuka terhadap kritik, dan memastikan setiap capaian pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Mustakim.

KAMMI Maluku, lanjutnya, akan terus mengambil bagian dalam memberikan gagasan, kritik konstruktif, serta pengawalan kebijakan pembangunan demi terwujudnya Maluku yang maju, adil, sejahtera, dan bermartabat.

Mustakim Rumasukun
Ketua KAMMI Maluku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *