Sikap kita terhadap segala sesuatu ditentukan oleh persepsi kita tentang sesuatu itu. Persepsi adalah kumpulan informasi yang membentuk pemahaman dan kesadaran kita tentang sesuatu. Oleh karena itu, benar atau salahnya sebuah informasi akan sesuatu, menentukan benar atau salahnya persepsi kita tentang sesuatu tersebut.
Akan tetapi, sesuatu atau apa pun itu hanya akan kita sikapi saat ia masuk dalam wilayah kesadaran kita. Maka sesuatu itu bukan hanya sekadar ada tetapi juga harus kita sadari keberadaannya. Dengan dasar itu, kita menentukan bagaimana menyikapi sesuatu.
Jadi, mungkin ada banyak sesuatu yang wujud tetapi tidak masuk dalam wilayah kesadaran kita makanya kita tidak melakukan sesuatu terhadapnya (menyikapinya).
Namun, begitu ia masuk dalam wilayah kesadaran kita, maka sesuatu itu segera mempunyai wujud dalam pikiran kita. Selanjutnya, pengenalan kita atas wujud sesuatu tersebut, kita sederhanakan dalam bentuk sebuah simbol atau nama. Jadi, di balik nama atau simbol tersebut, terdapat sebuah pemahaman, sebuah persepsi, yang menentukan cara kita menyikapinya.
Begitulah gambaran pikiran. Ia bekerja seperti lampu sorot. Perhatikan lampu sorot di dermaga. Selalu ada lampu sorot yang menyorot setiap kapal mendekat. Apabila ada kapal yang masuk dalam jangkauan sorotannya, maka penjaga batas pantai akan memberikan perintah tertentu.
Akan tetapi, sebuah kapal mungkin ada di sekitar kawasan tersebut, tetapi jika tidak masuk dalam jangkauan sorotannya, maka kapal itu tidak akan diberikan perintah tertentu oleh petugas penjaga batas pantai. Bukan karena kapal itu tidak ada, tapi ia belum masuk dalam jangkaun sorotan lampu sorot.
Demikian juga dengan tindakan-tindakan kita, atau peristiwa kehidupan yang kita saksikan. Ia merupakan panampakan luar dari sesuatu yang ada dalam diri kita, yaitu kesadaran yang terbentuk dalam pikiran kita. Atau bisa dikatakan pikiran adalah bingkai yang membatasi ruang tindakan kita. Untuk ini akan kita uraikan lebih lanjut di tulisan selanjutnya.
Agung Wahyudi, Direktur Lentera Institut dan Penulis tema-tema pengembangan diri muslim.


Attractive component to content. I simply stumbled upon your web site and
in accession capital to assert that I gget in fact
loved account your blog posts. Any way I will
be subscribing on your feeds and eeven I fulfillment you
get entry to constantly rapidly. https://bookofdead34.wordpress.com/