LENTERA.PRESS, Ambon – Ketua Wilayah KAMMI Maluku, Mustakim Rumasukun, S.Si., mengajak seluruh kader KAMMI di Indonesia untuk menjadikan Muktamar KAMMI XIV di Maluku sebagai momentum penyatuan organisasi, bukan sebagai ruang perdebatan terkait persoalan legalitas.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul informasi dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku yang menyebutkan bahwa status legalitas organisasi KAMMI saat ini masih berada dalam tahap koordinasi dan penangguhan proses administrasi hingga pelaksanaan Muktamar KAMMI XIV selesai dilaksanakan.
Menurut Mustakim, persoalan legalitas merupakan kewenangan Kementerian Hukum melalui Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU), sehingga bukan menjadi ranah Pemerintah Provinsi Maluku untuk menentukan ataupun memutuskan status legalitas suatu organisasi.
“Kami memandang bahwa yang paling penting saat ini adalah mendorong proses penyatuan dan rekonsiliasi di tubuh KAMMI. Jangan sampai perhatian kita tersita pada perdebatan mengenai siapa yang memiliki legalitas, sementara semangat persatuan dan kebersamaan justru terabaikan,” ujar Mustakim.
Ia menegaskan bahwa Muktamar KAMMI XIV yang akan digelar di Maluku harus menjadi forum musyawarah yang mampu menyelesaikan berbagai dinamika internal organisasi secara dewasa, konstruktif, dan berlandaskan semangat ukhuwah.
Lebih lanjut, Mustakim berharap seluruh kader KAMMI di berbagai daerah dapat mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan kelompok maupun golongan tertentu. Menurutnya, persatuan merupakan modal utama untuk memperkuat kontribusi KAMMI dalam pembangunan bangsa, penguatan peran kepemudaan, serta pelayanan kepada masyarakat.
“Legalitas adalah proses administrasi yang akan berjalan sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku. Sementara itu, tugas kita sebagai kader adalah menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, dan menyukseskan Muktamar KAMMI XIV sebagai momentum kebangkitan organisasi,” tegasnya.
Muktamar KAMMI XIV dijadwalkan berlangsung di Maluku pada 24–28 Juni 2026 dan akan dihadiri oleh peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Agenda tertinggi organisasi ini diharapkan menjadi titik temu bagi seluruh elemen kader untuk memperkuat konsolidasi, mempererat persaudaraan, serta meneguhkan kembali semangat perjuangan KAMMI dalam mengabdi kepada umat, bangsa, dan negara.
— Humas KAMMI Maluku

