LENTERA.PRESS, MALUKU – Ketua KAMMI Maluku, Mustakim Rumasukun, S.Si., menilai pernyataan Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, dalam Rapat Paripurna Penetapan APBD-P Tahun Anggaran 2026 perlu dipahami secara utuh dalam konteks kepentingan pemerataan pembangunan dan keadilan anggaran bagi seluruh kabupaten/kota di Maluku.
Menurut Mustakim, pernyataan Wagub tidak semestinya langsung dimaknai sebagai upaya menyudutkan Badan Anggaran DPRD maupun Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD). Sebaliknya, perhatian terhadap Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dapat dilihat sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah yang masih membutuhkan dukungan pembiayaan pembangunan.
“Menurut kami, substansi yang harus dikedepankan bukan siapa yang benar dan siapa yang salah, tetapi bagaimana seluruh kebijakan pembiayaan pembangunan dapat memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat di 11 kabupaten/kota. Perbedaan pandangan dalam pembahasan anggaran merupakan bagian dari dinamika pemerintahan dan harus diselesaikan melalui komunikasi kelembagaan yang baik,” ujar Mustakim.
Ia juga menilai, apabila terdapat perbedaan pemahaman mengenai skema pembiayaan melalui PT SMI maupun Bank Maluku-Maluku Utara, persoalan tersebut sebaiknya ditempatkan sebagai persoalan teknis dan koordinasi antara eksekutif dan legislatif, bukan berkembang menjadi polemik personal maupun kelembagaan.
“Wagub sebagai bagian dari pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menyampaikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Ketika daerah seperti SBT dan Kepulauan Aru disoroti, itu merupakan pesan agar prinsip pemerataan pembangunan tetap menjadi perhatian dalam setiap kebijakan anggaran,” jelasnya.
Mustakim menegaskan bahwa KAMMI Maluku menghormati fungsi dan kewenangan DPRD maupun pemerintah daerah dalam proses penyusunan dan penetapan APBD. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk tidak memperbesar perbedaan pernyataan, tetapi memperkuat komunikasi dan memastikan setiap skema pembiayaan pembangunan berjalan secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Eksekutif dan legislatif memiliki fungsi yang berbeda, tetapi tujuan akhirnya sama, yaitu menghadirkan pembangunan yang adil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku. Karena itu, yang harus kita dorong adalah sinergi, bukan saling mempertentangkan,” tutup Mustakim.
Mustakim Rumasukun, S.Si.
Ketua KAMMI Maluku
Bukan Menyudutkan DPRD, Wagub Vanath Soroti Keadilan dan Pemerataan Pembangunan di Maluku


Brother and sister hand jobAsian tsunami death tollGatas bikiniJennifer
aniston nude photo galleryAsian coffee contemporary tableLesbian recits
xxxPlastic strip for water runoff on shower glass doorBig tits
in sweater xnxx Bowling for titsGirl gettung tit fuckedErotica sitesNude video podcastWww live nude pussy comPatty kake xxx videos50 s vintage dressesChubby
checker let’s twist again download https://xnxxfree.win/ Virtual sex free videosGay blow spy
camA wizard’s life erotic storyAferican sex sitesGorgeous beautiful sexy muscularHe was wearing a bikiniThe amateur
as auteurAisin boobsMecklenburg gay county commissionSubmitt
your own sex pictures xnxx Sexy girls vaginasWest riding
amateurWire stripper 6 awgWomens silk thong bikiniFree sexy cam showsTeens at
topless beachHudges assBlue dildo bondage videoBlowjob adventures of dr fellatio 20Free indian sex movies desi pornTgp pornaccess com galleries mature women vidsPictures of women getting fucked in the assRedhead skinny dippingIndian woman anal